Workshop Kurikulum Merdeka Belajar, 28 dan 31 Agustus 2020

Perguruan tinggi harus merespon secara cepat dan tepat untuk  bisa membekali dan menyiapkan lulusan yang unggul, tanggap dan siap menghadapi tantangan zaman, berbudi luhur dan tetap berpedoman pada nilai-nilai bela negara. Tujuan kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, program “hak belajar tiga semester di luar program studi” adalah untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap.  Program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya. Untuk itu Perguruan tinggi harus inovatif agar mahasiswa mendapatkan capaian pembelajaran secara optimal yang merupakan kewajibannya. Mahasiswa juga diberi hak berupa kebebasan untuk melakukan pembelajaran di luar Program Studi selama 3 semester.

Tujuan Workshop ini untuk melakukan penyusunan kurikulum Program studi dari yang sudah ada untuk disesuaikan dengan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang nantinya akan menjadi panduan bagi pelaksanaan perkuliahan di Fakultas Pertanian. Dalam Workshop yang akan dilakukan selama 2 hari ini dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Bpk Dr. Ir Budiarto, MP dan diikuti oleh Tim kurikulum yang berasal dari 3 prodi yaitu Prodi Agroteknologi, Prodi Agribisnis dan Prodi Ilmu Tanah.

Dalam kesempatan ini Materi disampaikan oleh Bapak Prof. Nunung Nuryartono (IPB) dan  Bapak Dr. Hermanto MPd (UNY). Pembahasan kurikulum Merdeka di Fakultas Pertanian UPN VYK memerlukan proses yang cukup panjang. Penyusunan kurikulum ini diharapkan akan menghasilkan kurikulum yang mendukung proses pembelajaran mahasiswa sehingga mencapai lulusan yang diharapkan oleh masing-masing Prodi di Fakultas Pertanian.(AS)  

Share:


Berita Lainnya