Fakultas Pertanian Mengajak Masyarakat Memanfaatkan Tanaman Kelor

Pusat Kajian Agribisnis (PKA) Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta (FPN UPNVYK) mengadakan Workshop Biofarmaka pada 23 November 2019. Workshop Biofarmaka dilakukan di kebun penelitian Fakultas Pertanian UPNVYK, Wedomartani. Workshop Biofarmaka merupakan workshop kedua yang diselenggarakan oleh PKA pada tahun ini. Workshop Biofarmaka ini memiliki tema pemanfaatan Moringa untuk Kesehatan dan Menumbuhkan Ekonomi Kreatif. Ketua PKA, Dr Bambang menyampaikan bahwa hasil pertanian akan lebih baik jika dapat diolah menjadi produk yang mememiliki nilai dan manfaat lebih. Biofarmaka dalam hal ini Moringa (kelor) memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan. Workshop ini sejalan dengan pengembangan kebun biofarmaka di kebun penelitian FPN UPNVYK yang merupakan aspirasi mahasiswa. Beliau berharap kegiatan ini dapat mendukung pemberdayaan masyarakat, kebun penelitian, dan masyarakat.

 

Salah satu pembicara pada workshop ini, Ibu Siti Haida menyampaikan bahwa kelor memiliki segudang manfaat. Beliau menyampaikan bahwa tidak hanya daun tanaman kelor yang memiliki banyak manfaat. Benalu tanaman kelor memiliki manfaat terbesar diikuti oleh buah, bunga dan terakhir daun. Beliau menyarankan kepada seluruh peserta untuk mengkonsumsi olahan tanaman kelor setiap hari.

 

Meningkatkan konsumsi masyarakat pada tanaman kelor dilakukan dengan mengolah tanaman kelor menjadi beragam jenis masakan. Tanaman kelor dapat diolah menjadi sayur, bakwan, peyek, mie, hingga coklat. Pada workshop ini Ibu Siti Haida mengajarkan pengolahan tepung daun kelor menjadi coklat daun kelor kepada peserta. Peserta sangat antusias dalam mengikuti proses pengolahan coklat daun kelor ini. Ibu Siti Haida berusaha mengolah tanaman kelor menjadi coklat karena sebagain besar anak muda menyukai olahan coklat.

 

Workshop Biofarmaka dihadiri oleh Ketua Jurusan Agroteknologi UPNVYK, Mahasiswa dan Dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ibu Winny Dian Safitri dari Universitas Syah Kuala, Banda Aceh meyampaikan bahwa workshop ini bagus karena dapat menumbuhkan ide kreatif bagi pengusaha pada tahap startup untuk mengembangkan usaha berbasis pangan olahan dari tumbuhan terutama pemanfaatan daun tanaman kelor. Beliau tertarik pada pemanfaatan tanaman kelor mengingat tanaman ini juga tumbuh banya di Banda Aceh.

Share:


Berita Lainnya